Senin, 24 Desember 2018

SEJARAH SUKU BUGIS DAN PERKEMBANGANNYA

Bugis adalah suku yang tergolong ke dalam suku-suku Deutero Melayu. Masuk ke Nusantara setelah gelombang migrasi pertama dari daratan Asia tepatnya Yunan.Kata “Bugis” berasal dari kata To Ugi, yang berarti orang Bugis. 

Penamaan “ugi” merujuk pada raja pertama kerajaan Cina yang terdapat di Pammana, Kabupaten Wajo saat ini, yaitu La Sattumpugi. Ketika rakyat La Sattumpugi menamakan dirinya, maka mereka merujuk pada raja mereka. 

Mereka menjuluki dirinya sebagai To Ugi atau orang-orang atau pengikut dari La Sattumpugi. La Sattumpugi adalah ayah dari We Cudai dan bersaudara dengan Batara Lattu, ayahanda dari Sawerigading. 

Sawerigading sendiri adalah suami dari We Cudai dan melahirkan beberapa anak termasuk La Galigo yang membuat karya sastra terbesar di dunia dengan jumlah kurang lebih 9000 halaman folio. 

Sawerigading Opunna Ware (Yang dipertuan di Ware) adalah kisah yang tertuang dalam karya sastra I La Galigo dalam tradisi masyarakat Bugis. Kisah Sawerigading juga dikenal dalam tradisi masyarakat Luwuk, Kaili, Gorontalo dan beberapa tradisi lain di Sulawesi seperti Buton. 

Dalam perkembangannya, komunitas ini berkembang dan membentuk beberapa kerajaan. Masyarakat ini kemudian mengembangkan kebudayaan, bahasa, aksara, dan pemerintahan mereka sendiri. 

Beberapa kerajaan Bugis klasik antara lain Luwu, Bone, Wajo, Soppeng, Suppa, Sawitto, Sidenreng dan Rappang. Meski tersebar dan membentuk suku Bugis, tapi proses pernikahan menyebabkan adanya pertalian darah dengan Makassar dan Mandar.

Saat ini orang Bugis tersebar dalam beberapa Kabupaten yaitu Luwu, Bone, Wajo, Soppeng, Sidrap, Pinrang, Sinjai, Barru. Daerah peralihan antara Bugis dengan Makassar adalah Bulukumba, Sinjai, Maros, Pangkajene Kepulauan. 

Daerah peralihan Bugis dengan Mandar adalah Kabupaten Polmas dan Pinrang. Kerajaan Luwu adalah kerajaan yang dianggap tertua bersama kerajaan Cina (yang kelak menjadi Pammana), Mario (kelak menjadi bagian Soppeng) dan Siang (daerah di Pangkajene Kepulauan) 

Masa Kerajaan Kerajaan Bone

Di daerah Bone terjadi kekacauan selama tujuh generasi, yang kemudian muncul seorang To Manurung yang dikenal Manurungnge ri Matajang. Tujuh raja-raja kecil melantik Manurungnge ri Matajang sebagai raja mereka dengan nama Arumpone dan mereka menjadi dewan legislatif yang dikenal dengan istilah ade pitue. 

Kerajaan Makassar

Di abad ke-12, 13, dan 14 berdiri kerajaan Gowa, Soppeng, Bone, dan Wajo, yang diawali dengan krisis sosial, dimana orang saling memangsa laksana ikan. Kerajaan Makassar kemudian terpecah menjadi Gowa dan Tallo. Tapi dalam perkembangannya kerajaan kembar ini kembali menyatu menjadi kerajaan Makassar. 

Kerajaan Soppeng

Di saat terjadi kekacauan, di Soppeng muncul dua orang To Manurung. Pertama, seorang wanita yang dikenal dengan nama Manurungnge ri Goarie yang kemudian memerintah Soppeng ri Aja. dan kedua, seorang laki-laki yang bernama La Temmamala Manurungnge ri Sekkanyili yang memerintah di Soppeng ri Lau. Akhirnya dua kerajaan kembar ini menjadi Kerajaaan Soppeng. 

Kerajaan Wajo

Sementara kerajaan Wajo berasal dari komune-komune dari berbagai arah yang berkumpul di sekitar danau Lampulungeng yang dipimpin seorang yang memiliki kemampuan supranatural yang disebut puangnge ri lampulung. 

Sepeninggal beliau, komune tersebut berpindah ke Boli yang dipimpin oleh seseorang yang juga memiliki kemampuan supranatural. Datangnya Lapaukke seorang pangeran dari kerajaan Cina (Pammana) beberapa lama setelahnya, kemudian membangun kerajaan Cinnotabi. Selama lima generasi, kerajaan ini bubar dan terbentuk Kerajaan Wajo. 

Konflik antar Kerajaan

Pada abad ke-15 ketika kerajaan Gowa dan Bone mulai menguat, dan Soppeng serta Wajo mulai muncul, maka terjadi konflik perbatasan dalam menguasai dominasi politik dan ekonomi antar kerajaan. Kerajaan Bone memperluas wilayahnya sehingga bertemu dengan wilayah Gowa di Bulukumba. 

Sementara, di utara, Bone bertemu Luwu di Sungai Walennae. Sedang Wajo, perlahan juga melakukan perluasan wilayah. Sementara Soppeng memperluas ke arah barat sampai di Barru.

Perang antara Luwu dan Bone dimenangkan oleh Bone dan merampas payung kerajaan Luwu kemudian mempersaudarakan kerajaan mereka. Sungai Walennae adalah jalur ekonomi dari Danau Tempe dan Danau Sidenreng menuju Teluk Bone. Untuk mempertahankan posisinya, Luwu membangun aliansi dengan Wajo, dengan menyerang beberapa daerah Bone dan Sidenreng. 

Berikutnya wilayah Luwu semakin tergeser ke utara dan dikuasai Wajo melalui penaklukan ataupun penggabungan. Wajo kemudian bergesek dengan Bone. Invasi Gowa kemudian merebut beberapa daerah Bone serta menaklukkan Wajo dan Soppeng. 

Untuk menghadapi hegemoni Gowa, Kerajaan Bone, Wajo dan Soppeng membuat aliansi yang disebut “tellumpoccoe”. 

Penyebaran Islam

Pada awal abad ke-17, datang penyiar agama Islam dari Minangkabau atas perintah Sultan Iskandar Muda dari Aceh. Mereka adalah Abdul Makmur (Datuk ri Bandang) yang mengislamkan Gowa dan Tallo, Suleiman (Datuk Patimang) menyebarkan Islam di Luwu, dan Nurdin Ariyani (Datuk ri Tiro) yang menyiarkan Islam di Bulukumba.

Kolonialisme Belanda

Pertengahan abad ke-17, terjadi persaingan yang tajam antara Gowa dengan VOC hingga terjadi beberapa kali pertempuran. Sementara Arumpone ditahan di Gowa dan mengakibatkan terjadinya perlawanan yang dipimpin La Tenri Tatta Daeng Serang Arung Palakka. 

Arung Palakka didukung oleh Turatea, kerajaaan kecil Makassar yang tidak sudi berada dibawah Gowa. Sementara Sultan Hasanuddin didukung oleh menantunya La Tenri Lai Tosengngeng Arung Matowa Wajo, Maradia Mandar, dan Datu Luwu. 

Perang yang dahsyat mengakibatkan benteng Somba Opu luluh lantak. Kekalahan ini mengakibatkan ditandatanganinya Perjanjian Bongaya yang merugikan kerajaan Gowa.Pernikahan Lapatau dengan putri Datu Luwu, Datu Soppeng, dan Somba Gowa adalah sebuah proses rekonsiliasi atas konflik di jazirah Sulawesi Selatan. 

Setelah itu tidak adalagi perang yang besar sampai kemudian di tahun 1905-6 setelah perlawanan Sultan Husain Karaeng Lembang Parang dan La Pawawoi Karaeng Segeri Arumpone dipadamkan, maka masyarakat Bugis-Makassar baru bisa betul-betul ditaklukkan Belanda. 

Kosongnya kepemimpinan lokal mengakibatkan Belanda menerbitkan Korte Veklaring, yaitu perjanjian pendek tentang pengangkatan raja sebagai pemulihan kondisi kerajaan yang sempat lowong setelah penaklukan. Kerajaan tidak lagi berdaulat, tapi hanya sekedar perpanjangan tangan kekuasaaan pemerintah kolonial Hindia Belanda, sampai kemudian muncul Jepang menggeser Belanda hingga berdirinya NKRI. 

Masa Kemerdekaan

Para raja-raja di Nusantara bersepakat membubarkan kerajaan mereka dan melebur dalam wadah NKRI. Pada tahun 1950-1960an, Indonesia khususnya Sulawesi Selatan disibukkan dengan pemberontakan. Pemberontakan ini mengakibatkan banyak orang Bugis meninggalkan kampung halamannya. 

Pada zaman Orde Baru, budaya periferi seperti budaya di Sulawesi benar-benar dipinggirkan sehingga semakin terkikis. Sekarang generasi muda Bugis-Makassar adalah generasi yang lebih banyak mengkonsumsi budaya material sebagai akibat modernisasi, kehilangan jati diri akibat pendidikan pola Orde Baru yang meminggirkan budaya mereka. 

Seiring dengan arus reformasi, munculah wacana pemekaran. Daerah Mandar membentuk propinsi baru yaitu Sulawesi Barat. Kabupaten Luwu terpecah tiga daerah tingkat dua. Sementara banyak kecamatan dan desa/kelurahan juga dimekarkan. Namun sayangnya tanah tidak bertambah luas, malah semakin sempit akibat bertambahnya populasi dan transmigrasi. 

Mata Pencaharian

Karena masyarakat Bugis tersebar di dataran rendah yang subur dan pesisir, maka kebanyakan dari masyarakat Bugis hidup sebagai petani dan nelayan. Mata pencaharian lain yang diminati orang Bugis adalah pedagang. Selain itu masyarakat Bugis juga mengisi birokrasi pemerintahan dan menekuni bidang pendidikan. 

Bugis Perantauan

Kepiawaian suku Bugis-Makasar dalam mengarungi samudra cukup dikenal luas, dan wilayah perantauan mereka pun hingga Malaysia, Filipina, Brunei, Thailand, Australia, Madagaskar dan Afrika Selatan. 

Bahkan, di pinggiran kota Cape Town, Afrika Selatan terdapat sebuah suku yang bernama Maccassar, sebagai tanda penduduk setempat mengingat tanah asal nenek moyang mereka. 

Penyebab Merantau

Konflik antara kerajaan Bugis dan Makassar serta konflik sesama kerajaan Bugis pada abad ke 16, 17, 18 dan 19, menyebabkan tidak tenangnya daerah Sulawesi Selatan. 

Hal ini menyebabkan banyaknya orang Bugis bermigrasi terutama di daerah pesisir. Selain itu budaya merantau juga didorong oleh keinginan akan kemerdekaan. Kebahagiaan dalam tradisi Bugis hanya dapat diraih melalui kemerdekaan. 

Bugis di Kalimantan Selatan

Pada abad ke-17 datanglah seorang pemimpin suku Bugis menghadap raja Banjar yang berkedudukan di Kayu Tangi (Martapura) untuk diijinkan mendirikan pemukiman di Pagatan, Tanah Bumbu. Raja Banjar memberikan gelar Kapitan Laut Pulo kepadanya yang kemudian menjadi raja Pagatan. Kini sebagian besar suku Bugis tinggal di daerah pesisir timur Kalimantan Selatan yaitu Tanah Bumbu dan Kota Baru. 

Bugis di Sumatera dan Semenanjung Malaysia

Setelah dikuasainya kerajaan Gowa oleh VOC pada pertengahan abad ke-17, banyak perantau Melayu dan Minangkabau yang menduduki jabatan di kerajaan Gowa bersama orang Bugis lainnya, ikut serta meninggalkan Sulawesi menuju kerajaan-kerajaan di tanah Melayu. Disini mereka turut terlibat dalam perebutan politik kerajaan-kerajaan Melayu. Hingga saat ini banyak raja-raja di Johor yang merupakan keturunan Bugis.

Bugisnesia.com
KAPAN ANAK KECIL BOLEH DIBERI PONSEL 
(Menurut Bill Gates)

Bill Gates, salah seorang terkaya di dunia, menerapkan aturan tegas tentang memberikan gadget pada anak-anaknya. Ia juga menetapkan usia minimum anak-anak dibolehkan memiliki ponsel. Hal ini patut ditiru oleh semua orangtua.
Siapa yang tidak kenal Bill Gates? Dia salah satu orang terkaya di dunia, dan ia pencipta teknologi modern di industri komputer.

Jika berbicara soal teknologi, tentunya Bill Gates paling tahu apa yang baik dan yang tidak.
Boss komputer kelas dunia ini memiliki tiga orang anak yang beranjak remaja. Sebagai orang yang berkecimpung di dunia teknologi, pastinya dia mengetahui kapan usia terbaik memberikan telepon seluler (ponsel) atau gadget pada anak.
Dalam sebuah wawancara yang dimuat di Tenplay, Bill Gates menegaskan bahwa *anak seharusnya TIDAK dibolehkan memiliki ponsel pintar atau gadget sebelum usianya 14 tahun.

Pakar parenting (pendidikan orangtua untuk anak-anak) dan ahli teknologi mengamini ucapan Bill Gates. Karena penelitian juga telah membuktikan bahwa membiarkan anak menyentuh teknologi terlalu dini bisa berdampak buruk pada anak.
Bill mengaku, bahwa dia dan istrinya Melinda menetapkan aturan ketat terkait memberikan gadget pada anak-anaknya. Meskipun anak mereka memprotes aturan tersebut, namun Bill tetap tegas.
"Kami tidak membolehkan ada yang memegang ponsel pada saat makan. Kami juga tidak memberikan telepon seluler (ponsel) pada anak kami sebelum usianya 14 tahun, meskipun mereka mengeluh bahwa teman-teman mereka sudah memiliki ponsel sebelum berusia 14 tahun," kata Bill Gates.

Berikut ini adalah sederet aturan terkait penggunaan teknologi, yang diterapkan Bill Gates dan sang istri pada anak-anak mereka.
  1. Melarang anak mereka memiliki ponsel sebelum berusia 14 tahun
  2. Membatasi _screen time_, sehingga mereka punya waktu lebih banyak untuk dihabiskan bersama keluarga
  3. Tidak dibolehkan membawa ponsel pada saat makan
  4. Menentukan jam berlaku untuk melihat televisi dan ponsel setiap hari sehingga anak-anak bisa pergi tidur lebih awal dibanding anak lain.

Dampak buruk gadget pada anak
  1. Anak bisa terpapar pengaruh buruk dari internet, juga rentan menjadi korban dari predator yang berkeliaran di internet, atau bullying di dunia digital
  2. Memengaruhi perkembangan otak anak
  3. Membuat anak menjadi malas bergerak, sehingga sistem motoriknya lamban untuk berkembang
  4. Mempengaruhi perkembangan kesehatan mental dan sosialnya. Anak yang kecanduan internet dan gadget tidak bisa bersosialisasi dengan baik, sehingga dia tidak memiliki teman bermain
  5. Membuat anak ketergantungan terhadap gadget, sehingga dia tidak bisa mandiri dalam menyelesaikan masalah.
  6. Anak menjadi lamban dalam berpikir.

Meski diakui bahwa internet juga memiliki konten yang baik dan bagus untuk perkembangan anak. Namun, jika tidak selektif dan dibatasi, screentime yang berlebihan bisa berdampak buruk pada anak.
Sebagai orangtua, kita harus berani tegas dalam menetapkan aturan terkait memberikan gadget pada anak. Meski anak mengeluh ini itu, Anda harus tetap kuat menerapkan aturan itu.

Mendiang Steve Jobs, sang boss merek gadget terkenal di dunia Apple juga menyatakan bahwa dia melarang anak-anaknya untuk menggunakan teknologi terbaru.

Hal ini tentunya membuka mata kita, bahwa para pakar teknologi sendiri tidak membiarkan anak mereka terpapar oleh kecanggihan teknologi terlalu dini. Mereka membiarkan anaknya tumbuh dengan normal, dan bersahabat dengan lingkungan sekitarnya. Agar anak bisa bertumbuh kembang dengan baik.

Mari jadikan pelajaran untuk lebih tegas dalam peraturan penggunaan gadget pada anak kita di rumah.

https://id.theasianparent.com/memberikan-gadget-pada-anak/
THE POWER OF EMOTIONAL INTELLIGENCE

Beberapa minggu yang lalu saya diundang untuk menghadiri sebuah acara berbuka puasa temu kangen alumni sebuah perguruan tinggi paling top di negeri ini.
Acaranya cukup meriah dan banyak yang datang untuk kangen kangenan ...
Dan saya perhatikan bahwa ada beberapa yang sangat berhasil dalam kariernya, tetapi ada juga yang kariernya masih biasa biasa saja (meskipun usianya hampir mendekati setengah abad).
Kontrasnya ... saya tahu di ruangan itu siapa yang kira kira gajinya paling tinggi dan saya juga tahu siapa yang kariernya berjalan di tempat.
Dan saya bisa mengestimasi bahwa ... beda pendapatan (halal) mereka sekitar 50 kali lipat. Padahal mereka alumni dari perguruan tinggi yang sama (jurusan yang sama, dan tahun kelulusan yang sama).
Ingat... ini kita ngomong tentang Perguruan Tinggi Paling Top di negeri ini , mestinya tes masuknya juga paling sulit, dan berarti semua lulusannya juga luar biasa cerdas.

Ok ... lets stop first... here...
I am not saying that money should be the only measure of the success. There should be other parameters ... happiness, family, balance of life,  significance to community ...etc. 
And in the business, the reality is the more important you are to the company, the higher your salary will be ... so yes... money is one parameter of the success, among other parameters that we have to measure.

Ok , kembali ke topik di mana kadang kadang lulusan dari perguruan tinggi yang sama, jurusan yang sama, tahun kelulusan yang sama, tetapi mengapa beda gajinya bisa sampai 50 kali lipat?

Berdasarkan pengamatan saya selama bergelut di dunia pengembangan sumber daya manusia ...di belasan negara .... jawabannya adalah pada Emotional Intelligence, kemampuan kita untuk mengendalikan dan mengontrol emosi kita sendiri dan menerapkannya dalam tindakan kita sehari hari untuk bekerjasama dalam sebuah tim.

Dan di sebuah perusahaan di mana saya bekerja dulu, saya pernah meneliti hal itu.
Suatu saat saya melakukan tes Emotional Quotient kepada 100 orang anggota leadership team di sana. Yang ikut tes ini ada yang levelnya (dari paling rendah sampai paling tinggi): Manager, Vice President, Senior Vice President, Director dan Managing Director .
Jadi ada lima kelompok.
Dan menariknya adalah bahwa rata rata nilai Emotional Intelligence dari setiap kelompok ternyata berbanding lurus dengan level mereka di perusahaan.

Itulah mengapa salah satu pendapat yang popular di dunia bisnis adalah ...
IQ will bring you inside the building ... but EQ will define how high you will be in the building.
Maksudnya ... pada jaman yang competitive seperti sekarang ... kalau anda tidak pintar jangan berharap terima di perusahaan bonafid.
Index Prestasi (IP) dan Intellectual Quotient (IQ) adalah syarat mutlak untuk diterima sebagai karyawan di perusahaan ternama.
So anda akan melalui kompetisi pertama (seleksi recruitment) untuk memasuki perusahaan.
Tetapi begitu anda masuk, seleksi kedua sudah siap menanti, siapa yang akan dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi.
Dan di sinilah ternyata...Emotional intelligence menjadi parameter penting yang akan membuat anda dipromosi ke level yang tinggi atau tidak.

Ingat... saya tidak bilang bahwa kecerdasan itu tidak penting lagi .... penting banget ... tapi ingat kan ... kecerdasan itu sudah dites masuk di awal, waktu anda pertama kali masuk.
Jadi kecerdasannya sekarang ya kurang lebih sama. Dan ternyata ada faktor lain yang sangat menentukan apakah anda akan dipromosikan ke level lebih tinggi atau tidak.

Again... lets stop here. I am not saying that the company will measure your emotional intelligence ... and then will promote you based on your score. I hope we all understand that. However your ability to conrol and manage your own emotion will represent your positive behaviors.... your positive behavior will produce positive result that will increase your chance to be promoted.

Jadi... apa sih sebenarnya emotional intelligence itu?

Kemampuan mengontrol dan  mengendalikan emosi, yang itu mencakup 4 hal ini:
- Understanding self
- Managing self
- Understanding Others
- Managing Others

Kita bahas satu per satu yuk 

1.  Understanding self
Kemampuan anda untuk mengerti diri anda sendiri.
Mengerti emosi anda, mengerti tindakan anda dan bagaimana emosi dan tindakan anda akan mempengaruhi orang lain.
Anda mengerti kekuatan dan kelemahan anda dan anda mempunyai percaya diri yang tinggi.

2. Managing self
Anda mengerti impact dari emosi dan tindakan anda.
Dan anda menggunakannya dengan positif untuk berinisiatif, menghormati komitmen anda sendiri dan anda mampu beradaptasi dengan lingkungan yang terus menerus  berubah.

3. Understanding others
Anda mengerti emosi orang lain, kekhawatiran mereka, concern mereka. Anda mengerti bahasa tubuh, ekspresi wajah dan kontak mata mereka . 
Anda merasa nyaman berinteraksi dengan orang lain. Dan anda mengerti pentingnya membina hubungan baik dengan orang lain.

4. Managing others
Anda mampu menjalin hubungan baik dengan orang lain, anda mampu berkomunikasi dengan baik dan jelas, anda mampu mempengaruhi (influencing) orang lain, anda mampu bekerjasama dengan baik dalam sebuah tim dan anda mampu me-manage conflict dengan baik dan sehat.

And that is the definition of emotional intelligence.
Apa perbedaan antara IQ dan EQ?
Your intelligence  (sayangnya) adalah sesuatu yang anda mulai sejak kecil dan susah (hampir tidak mungkin) bertambah setelah itu.
Your emotional intelligence is something you can develop or improve.
Jadi untungnya anda bisa belajar dan berusaha untuk memperbaiki Emotional Intelligence anda.
Dan kalau anda memang bisa memperbaikinya ... hasilnya akan sangat bagus bagi karier anda.

Jadi bagaimana dong cara memperbaiki Emotional Intelligence kita ...

a) Increase your own self understanding

Leader dengan Emotional Intelligence yang tingi terus menerus berusaha mengerti dirinya sendiri. Menggali strength dan weaknessnya diri sendiri (bukan mencari cari weakness orang lain
Dan mereka akan menggunakan strengthnya untuk berkontribusi pada organisasi.
Mereka juga terus menerus berusaha memperbaiki diri dengan mencari dan menanyakan feedback kepada orang lain, menerimanya dengan open mind dan menggunakannya untuk memperbaiki diri sendiri. Bagi mereka self improvement adalah "never-ended ling-life-project"

b) Develop genuine interest in others

Leader dengan emotional intelligence yang tinggi benar benar tertarik.
Mereka mengenal orang lain bukan hanya dengan nama dan job title.
Mereka benar benar tertarik dengan kehidupan orang lain. Menanyakan tentang keluarga, hobby dan hal hal personal lain ... dan menyatakan kekaguman mereka (bukan hanya kepada customer atau bossnya) tetapi juga kepada peer dan seluruh anak buahnya.
Because everybody must have uniqueness and strength thay we can learn.
You can learn from everybody, not only from your boss but also from your "anak buah"

c) Improve your listening skills

After your become interested you need to listen to others.
Susah banget ya menjadi pendengar yang baik.
Ingat kata "listen" itu kalo dibolak balik (anagram) akan menjadi "silent".
Berarti selama anda mendengarkan anda harus benar benar silent. Tidak ngomong dengan sebelah anda dan tidak memotong pembicaraan.
Hanya dengan itu anda benar benar bisa mendengarkan.
Ada juga yang pada saat mendengarkan orang lain sudah sibuk memikirkan argumen yang akan digunakan untuk mementahkan pendapat temannya. That's not listening!
Remember... mendengarkan dengan telinga, dengan mata, dengan bahasa tubuh dan dengan hati dan otak.
Hanya dengan cara itu kita bisa mendengarkan, belajar dan improve.
Formulanya adalah:
- Interested
- Silent
- Listen
- Learn
- Improve

d) Improve your ability to control your (and others) emotions.

Leader dengan high EQ akan memproses semua informasi sebelum bereaksi pada saat berinteraksi dengan orang lain.
Informasi itu adalah kata kata, bahasa tubuh, eye contact, facial expression, tone of conversation ....etc.
Apalagi bagi orang Indonesia, seringkali yang lebih penting adalah "yang tidak diucapkan" dan bukannya "what is being said".
Leader dengan high EQ memgerti impact dari setiap kata yang diucapkan dan setiap signal yang dia kirimkan (bahasa tubuh, eye contact, tone ... etc).
Di situlah kita bisa melatih diri kita untu mengontrol emosi dan tindakan kita.
Dengan cara mengerti orang lain (partner bicara kita) dab menyesuaikan style kita sesuai dengan situasi dan partner bicara agar kita mencapai objective kita.

e) Develop a strong sense of appreciation

Leader leader yang sukses selalu menyadari bahwa mereka tidak pernah mencapai sukses tanpa bantuan orang lain. Jadi mereka selalu mengidentifikasi dan mengingat siapa siapa mereka yang membantu kesuksesan tersebut dan berterimakasih secara genuine dan menyampaikan apresiasinya kepada mereka.

Jadi secara singkat .... ini yang kita bisa lakukan untuk meningkatkan our emotional intelligence ...

1. Increase your own self understanding

2. Develop genuine interest in others

3. Improve your listening skills

4.  Improve your ability to control your (and others) emotions

5. Develop a strong sense of appreciation

Good luck .... I really hope you can work on it and will be successfull in improving yourself.


by,
Pambudi Sunarsihanto

Cara Agar Tidak Terlihat Online di WhatsApp

Langkah pertama, buka Whatsapp dan pilih tombol tiga titik yang berada di pojok kanan atas menu WhatsApp

Langkah kedua, masuk ke menu 'setelan' atau 'setting'

  • Langkah ketiga, pilih menu 'akun' atau 'account'
  • Langkah keempat, selanjutnya pilih menu 'privasi' atau 'privacy'
  • Langkah kelima. klik menu 'Terakhir dilihat' atau 'Last Seen'
  • Terkahir, pilih 'Tidak ada' atau 'No one' agar status WhatsApp kamu tidak akan terlihat oleh siapapun.
Kalau kamu hanya ingin kontak kamu saja yang bisa melihat status online kamu, silakan pilih 'Kontak Saya'.
Selesai !!!

Sangat mudah bukan membuat WA kamu tidak kelihatan online.

Cara di atas sebenarnya hanya akan memberikan efek sementara saja. Apabila kamu membuka WhatsApp dan chat dengan orang lain, maka status kamu akan tetap terlihat Online.

Tapi, jangan kecewa dulu! Jaka punya trik tambahan agar status Online WhatsApp kamu benar-benar terlihat tidak online.

Cara Tambahan Agar Status Online WhatsApp Tidak Terlihat Sama Sekali

1. Hapus foto profil

Dengan menghapus foto profil kamu, orang akan lebih percaya bahwa kamu sedang benar-benar tidak aktif menggunakan WhatsApp atau dengan kata lain kamu sedang benar-benar sibuk dan tidak bisa diganggu sementara waktu

2. Balas WhatsApp di Homescreen Handphone

Nah, kalau cara yang ini adalah cara yang paling ampuh dan mujarab. Setelah kamu me-nonaktif-kan Last Seen kamu, sekarang kamu akan aman melihat dan membalas WhatsApp melalui Homescreen ponsel kamu, karena ketika kamu membalas chat WA melalui homescreen, status WA kamu tidak akan terlihat online sama sekali.

3.Hapus Status Sedang Mengetik..

Supaya semakin meyakinkan, kamu juga harus menerapkan cara agar whatsapp tidak terlihat sedang mengetik di handphone kamu.


Senin, 05 Februari 2018

Penting Nggaknya Kode “REGION” Pada PlayStation 4


Pertama kali memiliki PlayStation ataupun CD Blueray biasanya kita mencoba mempelajari beberapa petunjuk yang terdapat di dalam system ataupun perangkat PlayStation itu sendiri.

Salah satu yang sangat menarik adalah terdapatnya kode yang dikenal sebagai kode “Region”.

Apa kegunaan dari kode Region itu.


Pembagian Kode Region dalam PlayStation®





Kode Region dibagi menjadi 6 bagian sebagai berikut :
-            Region 1 : distribusi untuk wilayah Amerika (US)
-            Region 2 : distribusi untuk wilayah Eropa (EU)
-            Region 2 CERO : distribusi untuk wilayah khusus Jepang (JP)
-            Region 3 : distribusi untuk wilayah Asia (ID)
-            Region 4 : distribusi untuk wilayah Australia (AU)
-            Region All : Untuk region ini biasanya tetap terikat dengan salah satu regional di atas, biasanya bisa kita cek dari simbol rate yang digunakan.

Secara simpel, dapat dijelaskan bahwa kode region adalah kode pembagian wilayah distribusi penjualan. Kemudian bagian/komonen apa saja yang ada kode Regionnya ?
-            Mesin PS4
-            ID PlayStation Network (PSN)
-            Bluray Games

Region Pada mesin PS4
Umumnya Region ini terkait dengan cover dari garansi, misal kita membeli PlayStation 4  Region 3 yang resmi tentunya Asia maka apabila terdapat masalah pada perangkat tersebut maka dapat diservice di Sony Indonesia, berbeda misal kita beli PlayStation 4  Region 4, maka kalo service unit tersebut harus dikirim ke wilayah di mana mesin itu harusnya disitribusikan yakni Australia.

PlayStation 4 dengan region tidak standar biasanya harganya lebih murah, karena masalah garansi tersebut. Beberapa case pernah terjadi dimana orang membeli PlayStation 4 Bekas tanpa melihat Regionnya, pada saat rusak perangkat tersebut tidak dapat di service di Indonesia karena ternyata Region yang tertera adalah untu kwilayah Eropa (EU) akhirnya perangkat tersebut di service di pihak ke-3 yang notabene bukan merupakan service resmi dari Sony.

Untuk mengetahui Perangkat PlayStation 4  yang kita miliki versi berapa dapat di cek di dus pembungkus  PlayStation 4  tersebut misalnya :

Pada spesifikasi cari tulisan yang di depannya ada CUH-xxxx contoh : CUH-1001A

Penjelasan dari kode CUH-1006A
CUH =  Merupakan kode mesin PS4 Fat/PS4 Pro/Slim Retail
10     =  Merupakan seri dari PS4, sekarang sudah sampe seri 12XX (70XX untuk PS4 Pro)
01    =  Merupakan region Amerika (02: EU, 03: ID, 04: AU dll)
A     =  Merupakan ukuran dari hardisk PS4 (A: 500GB, B: 1TB)

Region pada ID PSN/DLC
Jika kita belum tau ID kita Region berapa, misalnya karna belum mendapatkan informasi dari penjual atau barang yang kita beli adalah bekas, dapat di cek dengan cara masuk ke PSN Store yang ada di PlayStation® 4, kemudian coba cek salah satu game, lihat mata uang yang digunakan, misal "$" tandanya reg 1 kalo "Rp" tandanya reg 3, kalo "€" tandanya Reg 2, dan "¥" Jepang CERO.


Region pada ID ini berpengaruh dengan kontent game yang tersedia di dalam PSN Store serta DLC yang bisa kita gunakan dalam game tersebut.

DLC (Downloadable Content) sendiri adalah sebuah konten tanbahan pada sebuah game, DLC bisa berupa kostum, senjata, aksesoris atau bisa juga sebuah cerita tambahan. Saat kita membeli suatu game diusahakan untuk sama Regionnya antara kaset Bluray dan ID supaya mempermudah dalam meng-klaim kode DLC tersebut, walaupun sebenarnya tidak gitu masalah kalo kita memiliki beberapa ID dengan region yang berbeda-beda.

Region Pada Games (disk blueray/DLC)
Region sendiri tidak mempengaruhi konten dari game yang akan kita mainkan, semua region konten gamenya sama, namun yang membedakan adalah petunjuk atau manual book DLC ataupun yang terdapat dalam box atau dos game itu sendiri.


Jika game yang di mainkan adalah game Online maka ini mempengaruhi kita terhubung dengan server region kaset yang kita beli, misal kita beli region 3 asia, makan servernya ada di singapura, kalo region US maka akan terhubung ke server US, tentunya ini akan mempengaruhi hasil dari kecepatan pengiriman data.

Namun untuk hal ini masih ambigu karena kita tidak tau secara pasti apakah benar saat ini terhubung ke server yang mana, perlu dilakukan pengecekan menggunakan software untuk dapat kita ketahui secara pasti ke server mana kita akan terhubung.

Khusus untuk kita di Indonesia sebenarnya server tidaklah terlalu penting karna apapun servernya selama masih server local kecepatannya hanyalah kecepatan yang dianggap biasa-biasa saja 😁😁😁

Untuk masa sekarang kebanyakan game matchmaking adalah based on IP, misalnya Rainbow Six otomatis akan masuk region seas. Ada juga yg menyediakan server browser seperti Battlefield, sehingga pemain bebas memilih mau main di server manapun.

Kesimpulanya, Perangkat PlayStation 4 berbeda dengan Nintendo dimana Region untuk PlayStation tidak terkunci (UNLOCK), jadi masalah region ini tidak lah terlalu penting, hanya terkait dengan claim DLC dan konten yang ada di PSN Store.

Region hanya ngaruh sama kode PSN (kode wallet atw kode game/DLC fisik yg berkode).

“Lets Play the Game”