Explosion Proof & Intrinsically
Safe
Kebakaran di dalam area
depo/kilang minyak/laboratorium kimia dapat bersumber dari peralatan yang memiliki
aliran listrik atau gelombang elektromagnetis. Peralatan tersebut biasanya
menggunakan baterai atau pemancar radio sebagai sumber pendukung yang dapat
berupa senter, handphone, handicam/kamera dll dan terkadang harus digunakan
pada area dimana terdapat konsentrasi gas atau uap yang mudah terbakar. Area tersebut
sering disebut “Hazardous Area” atau
Area Berbahaya.Peraturan yang ketat
wajib diterapkan pada “Hazardous Area” tersebut, penggunaan peralatan yang memiliki
aliran listrik atau gelombang elektromagnetis, termasuk bahan materialnya harus
memiliki standard desain dan persyaratan yang telah ditetapkan.Metode proteksi paling
umum dalam pencegahan kebakaran akibat gas dan uap yang berpotensi meledak
(flammable) yang disebabkan oleh peralatan listrik yaitu “Explosion Proof/Flame
Proof” dan “Intrinsically Safe”. Mengapa harus dibuat
peralatan elektronik dengan spesifikasi “Explosion Proof dan intrinsically
safe tersebut ???
Umumnya “Explosion
Proof” merupakan metode yang sering dipakai pada peralatan sensor/detector pada
sistem deteksi gas, dan perangkat lain dimana tegangan (voltage) dan
daya (power) lebih besar. Instalasi peralatan “Explosion Proof” ini
bersifat permanen. Sementara metode Intrinsically Safe lebih
sering digunakan pada instalasi instrumen yang bersifat portabel. Kapan perangkat
tersebut harus digunakan?Sebelum dibahas lebih
lanjut, sebaiknya kita ketahui dulu apa itu Hazardous Area,
bagaimana klasifikasinya, dan standar apa saja yang dipakai.
Hazardous Area
Hazardous Area merupakan area dimana terdapat atau mungkin terdapat
explosive atmosphere sehingga dibutuhkan persyaratan khusus pada saat
konstruksi, pemasangan dan penggunaan peralatan listrik.
Suatu Area dianggap Hazardous Area menurut The
Petroleum Rules, 1976, Apabila :
- Terdapat hidrokarbon dengan flash point < 650C, atau terdapat konsentrasi inflammable uap atau gas pada konsentrasi yang bisa terjadi pembakaran.
- Pengolahan, penyimpanan, dan pencampuran Hidrokarbon atau inflammable uap atau gas dengan temperatur sama atau diatas temperatur flash point-nya
Klasifikasi Hazard
Area
HAZARDOUS
AREA CLASSIFICATION adalah
metoda analisa dan klasifikasi kondisi lingkungan dimana atmosfir dengan kadar
uap atau gas explosif dapat terbentuk sehingga kemudian dapat ditentukan
peralatan listrik yang sesuai untuk kondisi lingkungan tersebut.Definisi hazardous location dan klasifikasinya juga dibuat oleh beberapa institusi seperti :
- NEC (National Electrical Code) di US – dipublikasikan oleh NFPA (National Fire Protection Association).
- ICC (Interstate Commerce Commissions).
- ASA (American Standard Assosiation American) code for pressure piping, ASA.b31.4, “ liquid petroleum transportation piping system” dan ASA.b31.8, gas transmision and distribution piping system, “ – dipublikasikan oleh ASME (American Society of Mechanical Engineers).
- EN 60079-10.
Global Hazardous Locations
Secara umum, ada 2
sistem pembagian klasifikasi Hazardous Area yang digunakan,
yaitu Divisi (digunakan di Amerika Utara) dan Zone
System (digunakan di Canada dan United States).
a. Canada dan United States
: Zone System
Zona didasarkan
pada ketentuan International Electrotechnical Commission (IEC)
and the European Committee for Electrotechnical Standardization (CENELEC)
standards.
b. North America : 3 Class dan 2 Divisi
(NFPA/API/NFPA 70E atau NEC)
Pembagian Class berdasarkan jenis bahaya dan karakteristik
explosive material, sedangkan Divisi didasarkan atas tingkat kemungkinan risiko
kebakaran atau peledakan dimana material tersebut berada.
Class I : Uap atau Gas
Division 1 : Uap dan gas biasanya ada dan atau mungkin ada
kapanpun pada konsentrasi yang cukup untuk membuat ledakan (explosion hazard).
Division 2 : Uap dan gas tidak biasanya ada kecuali
terdapat kebocoran pada kontainer seperti pipa atau vessel, pada
konsentrasi yang berpotensial menyebabkan keadaan bahaya.
Group A, B, C, D
: Grup udara atmosfir
(uap dan gas) yang dikategorikan berdasarkan suhu pembakaran (ignition)
dan atau Volatility. “A” adalah area paling berbahaya.
Pemilihan Perangkat Elektrik pada Hazardous Area
Bagaimana memilih perangkat elektrik untuk zona yang bervariasi
tersebut?
Ada 3 kriteria pemlihan yaitu :
1. Klasifikasi
Temperatur,
2. Pengelompokan Gas (berdasasarkan ignition
energy),
3. Klasifikasi Zona (0,1,2).
Kita sudah membahas
mengenai klasifikasi zona sebelumnya. Kedua klasifikasi lainnya adalah sbb:
1. Klasifikasi Temperatur
2. Klasifikasi Kelompok Gas
Metode Proteksi Perangkat Elektrik untuk Hazardous Area
Seperti sudah dibahas sebelumnya, untuk mencegah pembakaran
terhadap gas dan uap yang flammable karena peralatan listrik, ada
dua metode proteksi yang paling umum yaitu “Explosion Proof/Flame Proof” dan
“Intrinsically Safe”. Namun, sebenarnya ada beberapa metode lagi
seperti Moulded/Encapsulated Type “m” Protection, dan Increased
Safety Type “e” Protection. Namun sekarang kita hanya akan membahas
dua metode yang paling umum tersebut.
a. Explosion Proof
Klasifikasi “Explosion Proof” pada
sensor/transmitter berarti rumah (housing) peralatan sudah direkayasa
dan dibangun untuk memuat dan menahan kilat atau ledakan yang disebakan oleh
percikan yg ditimbulkan akibat kontak perangkat switching,
temperatur tinggi atau kerusakan listrik sehingga uap dan gas flammable diharapkan
tetap berada dalam ‘wadah’ peralatan. Housing tersebut
biasanya terbuat dari alumunium cor atau stainless steel. Wadah
tsb didisain sehingga hot gases yang dihasilkan selama internal
explosion dapat didinginkan sampai dibawah temperatur nyalanya.
Disamping itu, permukaan luar dari wadah tersebut tidak boleh
menjadi panas yang mampu menyalakan atmosfir luar akibat energi panasnya yang
mencakup Group Rating - nya. Energi panas tersebut bisa
akibat operasi normal dari peralatan yang menghasilkan panas, atau akibat
busur listrik akibat kegagalan sistem pertanahan.
b. Intrinsically Safe
Merupakan sistem energi rendah dengan menghilangkan
sumber panas pada segitiga api. Energi dalam sistem dijaga agar tetap berada
dibawah level yang dibutuhkan untuk menyalakan atmosfer bahkan pada kondisi
abnormal. Alat proteksi yang biasa digunakan adalah Zener Diode
Barrier. Juga harus dipahami bahwa intrinsic safety adalah
merupakan ‘pendekatan sistem’ dan bukan merupakan peralatan tunggal yang
memberikan proteksi total.
Klasifikasi dan desain Intrinsically Safe artinya
suatu perangkat elektronik (circuit dan perkabelan-nya tidak akan
menyebabkan percikan api, dan tidak dapat membuat suhu permukaan menyebabkan pembakaran
(ignition). Desain tersebut bukan explosion proof, dan
tidak perlu dibuat explosion proof.
Standar Sertifikasi
Ada banyak peraturan dan persyaratan yang membedakan bagaimana
perangkat didesain, disertifikasi dibuat dan diproduksi. Beberapa standar
tersebut adalah :
-
Eropa : EN60079
-
United States : Factory Mutual
-
Canada : CSA
Sebagai catatan, produk yang disertifikasi intrinsically
safe di Eropa (EN60079-xx) tidak dapat diklaim sebagai
tersertifikasi intrinsically safe di U.S atau Canada, dan juga
sebaliknya. Setiap negara mempunyai peraturan setempat untuk menguji perangkat.
Standar U.S dan Canada
Class I, Division 1, Groups A, B, C, D; Class II, Groups E, F, G; Class III
Produk elektrikal, mekanikal, dan elektro-mekanikal yang
mempunyai label CSA menandakan telah diuji dan memenuhi persyaratan minimum
standar safety. Perangkat CSA dengan label “US” dan “C” pada pojok
kanan dan kirinya menandakan telah memenuhi safety standar baik
di US dan Canada.
Standar U.K dan Eropa
Zone 0, 1, 2; Group IIC, IIB, IIA, I
Sama dengan Label CSA di atas, produk yang diberikan label Ex
dengan kotak hexagonal berarti telah didesain diuji agar memenuhi persyaratan
minum pada kondisi Atmosfir Explosive.
Marking Perangkat Elektrik
Kode perangkat tersebut
seperti pada tabel di bawah:
Marking for North America according NEC / CEC
All Source









Tidak ada komentar:
Posting Komentar